SEWA PERALATAN DAN SEWA JASA
Ground Penetrating Radar
Ground Penetrating Radar (GPR) adalah alat geofisika yang digunakan untuk mendeteksi dan memetakan kondisi bawah permukaan tanah menggunakan gelombang elektromagnetik. GPR bekerja dengan memancarkan sinyal radar ke dalam tanah dan merekam pantulan gelombang untuk mengetahui struktur atau objek di bawah permukaan secara non-destruktif dan cepat.
Seismograph 6 Channel Set - WZG 6B
Seismograph 6 Channel Set - WZG 6B adalah alat survei geofisika yang digunakan untuk merekam dan menganalisis gelombang seismik bawah permukaan tanah. Alat ini memiliki 6 channel dan bekerja dengan mendeteksi gelombang hasil getaran dari sumber seismik seperti palu, ledakan kecil, atau sumber getaran lainnya. WZG-6B umum digunakan untuk survei refraksi, refleksi, MASW, pengukuran kecepatan gelombang geser (shear wave), investigasi pondasi, serta studi geoteknik dan eksplorasi bawah permukaan. Alat ini berbasis sistem digital 24-bit dengan akuisisi data berpresisi tinggi dan dapat dioperasikan melalui komputer atau laptop menggunakan koneksi USB
Intelligent Proton Magnetometer
Intelligent Proton Magnetometer adalah alat geofisika yang digunakan untuk mengukur kuat medan magnet bumi secara akurat menggunakan prinsip resonansi proton. Alat ini umum digunakan dalam survei magnetik untuk eksplorasi mineral, identifikasi struktur geologi, pencarian benda logam, serta penelitian geologi dan lingkungan. Intelligent Proton Magnetometer memiliki sistem digital yang mampu menyimpan dan mengolah data pengukuran secara otomatis dengan tingkat sensitivitas yang tinggi.
Geolistrik - Geotitis
GEOTITIS adalah alat inovasi berbasis teknologi geolistrik yang digunakan sebagai sistem pendeteksi dini untuk meningkatkan keselamatan kerja, khususnya pada area pertambangan dan lingkungan berisiko. Alat ini dirancang untuk membantu mendeteksi kondisi bawah permukaan atau potensi bahaya tertentu secara cepat dan efektif. GEOTITIS merupakan produk inovasi lokal yang dikembangkan untuk mendukung kegiatan geofisika terapan serta meningkatkan keamanan dan efisiensi operasional di lapangan.